Rabu, 13 November 2013

Bayang Benang Merah

Aku  tlah torehkan sebuah goresan tinta pena pada sebuah lembar
Karya yang mulai ku rajut dengan benang yang bersih nan suci
Untuk kuwarnai pada setiap jejak langkah kaki

Melukiskan celotah kisah perjalanan diri tuk mengejar mimpi
Ada setiap warna tuk setiap rangkaian cerita yang teralami
Setiapnya kan selalu tertata rapi dalam lembar memori nurani
Ingatan yang tak kan pernah terganti walau melemah raga ini
Harus selalu ku coba semangati jiwa tuk raih semua mimpi

Menggapai hari yang indah tuk dijalani
Eloknya alam ini yang kan terus mewarnai setiap detik di bumi
Namun hari tak pernah lari dari kicauan kecil suara penghuni bumi
Cara yang indah ataupun usang tuk menemani denyut nadi selama diatas tanah ini
Itulah semua cara mereka yang beragam dan indah bila dikenang
Namun karna semua itulah mereka mampu memberikan jutaan warna pada kertas yang dulu suci
Tak seharusnya lembar itu kan berwarna satu abadi
Andai semua memahami betapa indahnya makna warna yang telah tertoreh
Indah yang seharusnya namun terlalu lemah oleh ego diri
Mengapa oh mengapa semua ini terjadi ? ku alirkan dua garis air di pipi
Untuk dirinya yang masih dalam rencana Tuhan Semesta Alam Ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar