Sabtu, 21 Desember 2013

Kasihmu Sumber Cahayaku

Lembut suaramu terdengar lirih di telinga
Hangat semaikan ruang kalbu yang utuh
Sentuhan kasih yang selalu ku terima
Dari belaian tanganmu dengan sejuta cinta
Dengan segenap rasa juga keikhlasan
Kau tumbuhkanku dalam jalan Tuhan

Ibu ..
Dikala pertama mata ini mampu memandang
Hanyalah engkau serta senyummu yang ingin ku lihat
Tangis bahagiamu akan hadirku
Perjuanganmu tuk lahirkanku
Serta kasih dan do'amu yang mendewasakanku
Akan selalu menjadi sebuah alasan bagiku
Agar aku tetap berdiri disini
Diatas tanah dan ribuan asa ini
Untuk melihat secuil bahagiamu karenaku
Untuk mendengar sebaris kata dari bibir manismu
"Anakku, Ibu bahagia dan bangga atas keberhasilanmu"
Juga untuk ku berkata padamu
"Ibu, tiadalah yang dapat aku peroleh
Bila bukan karena do'a yang tulus darimu
Ku persembahkan kebahagiaan ini untukmu
Bagai tanda terima kasih ku atas segala ketulusanmu, Ibu"

Roda Kemudi


Redup cahaya malam itu
Hampa kosong mata menatap
Satu warna yang terlihat
Gelap gulita hitam pekat
Tiada satu pun semburat
Akan cahaya surgawi

Bertingkah patah
Berkata tak bersuara
Berteriak semakin jatuh
Melangkah semakin dekat

Berlari mencari roda
Titik pangkal tuk kembali
Walau sudah diketahui
Rapuh jalan tuk sampai

Meloncat langkah kaki
Pada jembatan sesak ramai
Merayap dalam kepadatan
Berpegang satu melati
Dengan asa ia kan berarti
Dalam satu rahasia yang inti

Senin, 16 Desember 2013

Rayuan Malam

Kala sang surya telah tertutupi
Lelah bertugas mencahayai bumi
Berganti gelap datang menghampiri
Berkawan rembulan yang menerangi
Bersama bintang yang setia menghiasi
Menambah gemerlap langit tanah ini

Menyelimuti penat yang merajai jiwa
Merayu hasrat ingin berjumpa
Menahan diri tuk segera berbaring
Diatas tempat merakit mimpi
Tempat menuang segala imajinasi

Tiadalah lain yang ingin ku sampaikan
Hanyalah sebaris syair ini
Sebagai wakil raga berjumpa
Tuk ucapkan selamat malam
Semogalah engkau mimpi yang indah

Kamis, 12 Desember 2013

Kabut Pelangi


Tuhan-ku ..
Dimanakah Engkau Tuhan ??
Ku berlari terdiam bersimpuh
Hanya tuk mencari-Mu Tuhan
Kan ku sampaikan segala keluh kesahku

Tuhan-ku Yang Maha Penyayang
Apa yang tengah terjadi padaku ??
Ujian apa yang tengah kau beri ??
Tuhan-ku Yang Maha Adil
Dimanakah aku harus mencari ??
Letak sebuah keadilan yang telah Kau janji

Ku hanya hamba-Mu Tuhan
Tak mampu aku melewati semua ini sendiri
Tabahkanlah hati ini
Kuatkanlah dan naikkanlah sabarku
Perteballah tingkat imanku Tuhan
Agar aku dapat sampai pada pelangi
Setelah ku melalui segala kabut ini

Burung dari Sangkar


Dalam ruang sepi nan hampa
Ku raih pena dan lembar kertas putih
Untuk ku ikuti gerak tangan ini
Melukiskan garis kata luapan rasa hati

Aku sendiri disini
Tiada soerang pun menemani
Hanyalah suara jam yang membunuh sepi
Memecahkan keheningan yang buatku tak sadar diri

Tlah lama ku disini
Berfikir dan merenungi yang tlah terjadi
Mencari tahu sebab dari semua ini
Tanpa terlahir sebuah konflik lagi

Aku ingin bebas
Terbang ke angkasa seperti burung dari sangkar
Menghirup kesejukan awan bumi ini
Tanpa satu pun yang mengikat diri
Yang memaksaku berkelut dengan kelam ini

Catatan Waktu


Tali kasih dipersada asmara
Temui rasa yang tak kunjung reda
Melepas semua hasrat yang bergelora
Dalam relung jiwa anak manusia
Yang kian berhembus nafas cinta

Dan tiadalah lain selain darinya
Yang selalu dipuja hingga mata tak terbuka
Yang mempu mengukir sejuta raut wajah
Hingga air mata pun terkadang turut menemaninya

Entah apalah yang dicarinya
Sebutir permata dalam lautan pasir disana
Bertemu pasir bak permata
Meraih permata dibuang dengan percuma

Biarlah sang waktu yang kan menjawabnya
Sampai ia kan merasa lelah
Letih karena terus berpindah
Dan kan menetap pada satu sangkar tempatnya bermuara

Selasa, 03 Desember 2013

Untukmu Aku , Negri.


Setapak langkah kaki ku ayunkan
Melangkah mengikuti liku jalan
Terarah pada satu tujuan gerbang masa depan
Pembuka jendela mimpi kunci kebahagiaan
Tempat tuk meraih semua prestasi dan harapan

Disini tempat tuk menggali
Disini tempat tuk menimba
Mengumpulkan secercah demi secercah pendidikan
Tuk jadi bekal di suatu masa depan
Tuk jadi bekal mengabdi pada kehidupan

Sujudku pada-Mu Tuhan
Beribu syukur ku haturkan
Atas segala keindahan yang Engkau berikan
Bimbing aku , Tuhan
Agar aku tahu bagaimana harusnya aku nanti
Agar aku tahu cara tuk mengabdi
Bagai tanda syukurku atas eloknya alam ini