Redup cahaya malam itu
Hampa kosong mata menatap
Satu warna yang terlihat
Gelap gulita hitam pekat
Tiada satu pun semburat
Akan cahaya surgawi
Bertingkah patah
Berkata tak bersuara
Berteriak semakin jatuh
Melangkah semakin dekat
Berlari mencari roda
Titik pangkal tuk kembali
Walau sudah diketahui
Rapuh jalan tuk sampai
Meloncat langkah kaki
Pada jembatan sesak ramai
Merayap dalam kepadatan
Berpegang satu melati
Dengan asa ia kan berarti
Dalam satu rahasia yang inti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar