Tali kasih dipersada asmara
Temui rasa yang tak kunjung reda
Melepas semua hasrat yang bergelora
Dalam relung jiwa anak manusia
Yang kian berhembus nafas cinta
Dan tiadalah lain selain darinya
Yang selalu dipuja hingga mata tak terbuka
Yang mempu mengukir sejuta raut wajah
Hingga air mata pun terkadang turut menemaninya
Entah apalah yang dicarinya
Sebutir permata dalam lautan pasir disana
Bertemu pasir bak permata
Meraih permata dibuang dengan percuma
Biarlah sang waktu yang kan menjawabnya
Sampai ia kan merasa lelah
Letih karena terus berpindah
Dan kan menetap pada satu sangkar tempatnya bermuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar